Pengelolaan Linen Rumah Sakit
Pengelolaan linen rumah sakit menjadi sangat penting untuk dilakukan karena merupakan salah satu fasilitas layanan yang hasilnya berhubungan dengan kenyamanan dan kepuasan pasien sebagai penggunan jasa layanan. Tujuan pengelolaan manajemen linen adalah untuk mencegah infeksi nosokomial bagi pasien dan petugas Rumah Sakit, menjaga ketersediaan bahan linen dan kualitas linen,mengelola sumber daya Rumah Sakit untuk mampu menyediakan linen sesuai kebutuhan dan harapan pasien dengan memperhatikan proses pembiayaan dan meningkatkan kepuasan pasien dan keluarga serta meningkatkan citra positif Rumah Sakit dengan adanya penyediaan linen yang bersih, sehat dan benar sesuaidengan standar. Senada dengan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pengelolaan linen yang benar berhubungan erat dengan efisiensi biaya tanpa mengurangi mutu sesuai dengan indikator KARS 2014.
Tujuan manajemen linen itu sendiri adalah :
- Tersedianya linen bersih, hygienis dan siap pakai,
- Untuk memutus mata rantai transmisi kuman
- Untuk meminimalkan infeksi di Rumah Sakit dengan meningkatkan standar Dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasien sehingga meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit.
Pemahaman linen yang salah, perencanaan yang kurang tepat, sumber daya manusia yang bukan pada tempatnya adalah sebagian dari kendala-kendala pengelolaan linen. Tidak cukup bila hanya pengetahuan linen dan laundry di dapat dari informasi, melihat dari RS lain atau penjual kimia laundry ataupun suplier linen RS, atau pernah mengikuti training ataupun Inhouse training dengan pengelolaan yang lama. Untuk itu perlu dipastikan apakan langkah-langkah yang ditembuh dalam pengelolaan linen dan laundry sesuai dengan standar KARS/JCI.
Terakreditasi oleh Joint Commission International ( JCI ) merupakan harapan tertinggi setiap RS, setelah Akreditasi RS yang sifatnya skala nasional oleh Komite Akreditasi RS (KARS) dan melalui jalur International Standardization Organization ( ISO ). Sertifikasi oleh JCI tidak semudah yang dibayangkan karena cukup rumit. Untuk mencapai tujuan akreditasi nasional maupun internasional, RS harus memenuhi standar-standar tertentu yang telah ditetapkan baik oleh KARS maupun JCI khusus menyangkut bidang kesehatan (perumasakitan).
Faktor penting dalam pengelolaan linen agar Rumah Sakit bisa terakreditasi, harus memperhatikan juga Standar Bahan Linen apakah sudah sesuai dengan Standar KARS/JCI atau belum.
Beberapa produsen Linen Rumah Sakit sudah memiliki bahan Linen Rumah Sakit yang terlah tersertifikasi Laboratorium resmi, salah satunya adalah Linen Lincurt.
Produsen telah berkecimpung di bidang Linen Rumah Sakit selama lebih dari 15 tahun yang menyediakan berbagai macam produk Linen Rumah Sakit yang telah banyak digunakan oleh Banyak rumah sakit dan klinik di Indonesia.
Untuk lebih jelasnya mengenai produk apa saja yang mereka sediakan, Anda dapat mengunjungi website resmi nya .
Leave a Comment